
Emas bertahan dekat rekor tertinggi sepanjang masa pada Senin(8/9), semakin mendekati level kunci $3.600, didukung meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS bulan ini setelah laporan ketenagakerjaan pekan lalu lebih lemah dari perkiraan. Emas spot tercatat mendatar di $3.586,81 per ons pada 01:21 GMT. Bullion sempat menyentuh rekor $3.599,89 pada Jumat. Futures emas AS pengiriman Desember turun 0,7% ke $3.626,10.
"Pendorong utama adalah data ketenagakerjaan AS dan kini ada ekspektasi The Fed bisa memangkas 50 basis poin pada September. Peluangnya kecil, tetapi ini perubahan yang signifikan dibanding sebelum rilis data," kata Kyle Rodda, analis pasar keuangan di Capital.com. "Pada dasarnya¦ semua angin pendorong sedang bertiup untuk emas saat ini, dan kecuali terjadi kejutan inflasi pekan ini, kita akan menguji level $3.600 dengan kuat."
Pertumbuhan lapangan kerja AS melemah tajam pada Agustus, dan tingkat pengangguran naik ke 4,3%, tertinggi hampir empat tahun, mengonfirmasi pelemahan pasar tenaga kerja dan memperkuat argumen pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan. Para pelaku pasar telah sepenuhnya memperhitungkan pemotongan 25 bps bulan ini, dengan peluang 8% untuk pemotongan jumbo 50 bps, menurut alat CME FedWatch. Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak berimbal hasil dan menekan dolar, sehingga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Fokus kini beralih ke laporan inflasi AS pada Kamis yang dapat memberi kejelasan lebih lanjut soal besar kecilnya pemangkasan suku bunga The Fed. Sepanjang tahun ini, bullion telah melonjak 37% setelah naik 27% pada 2024, didorong pelemahan dolar, pembelian oleh bank sentral, lanskap kebijakan moneter yang melunak, serta ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang meluas. Bank sentral Tiongkok menambah emas ke cadangannya pada Agustus, memperpanjang pembelian menjadi 10 bulan berturut-turut. Sementara itu, spekulan emas meningkatkan posisi net long sebesar 20.740 kontrak menjadi 168.862 pada pekan yang berakhir 2 September.
Di komoditas lain, perak spot turun 0,5% ke $40,75 per ons. Platina naik 0,1% ke $1.374,35, dan paladium mendatar di $1.109,71. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...